Ketika seseorang memasuki Islam, pintu yang pertama kali ia lalui adalah syahadatain. Dua kalimat yang sederhana di lisan, namun sangat agung maknanya.
Author: Tim Media HA
Fase Nubuwwah: Jejak Manhaj, Tarbiyah, dan Ukhuwah dalam Sejarah Umat
Rasulullah ﷺ bersabda: تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا اللَّهُ إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى
Qirā’atu at-Tārīkh: Kerangka Nabawi dalam Membaca Sejarah Umat
تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا اللَّهُ إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ، فَتَكُونُ
Pentingnya Memahami Ghazwul Fikri bagi Seorang Muslim dan Aktivis Dakwah
Salah satu tantangan terbesar umat Islam pada era modern bukanlah serangan militer sebagaimana terjadi pada masa lalu, melainkan serangan terhadap cara berpikir,
Syahadatain: Fondasi Kehidupan Seorang Muslim
Setiap Muslim tentu akrab dengan kalimat syahadatain: Asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah. Kalimat ini dikumandangkan dalam azan,
Sunanun: Membaca Sejarah Kebangkitan dan Kejatuhan Peradaban dengan Iman
Allah ﷻ berfirman: قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِكُمْ سُنَنٌ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ هَٰذَا بَيَانٌ لِّلنَّاسِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لِّلْمُتَّقِينَ
Makna “Kafir”: Antara Bahasa, Istilah, dan Pemahaman yang Adil
Allah ﷻ berfirman:وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ“Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kalian mengingkari (nikmat-Ku).” (QS. Al-Baqarah: 152) Ayat yang mulia ini memberikan fondasi awal
Fraksi PKS Dorong Optimalisasi Dampak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja dari Pengelolaan MBG
Ciamis, FPKS — DPRD Kota Tasikmalaya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Ciamis dalam rangka sharing pengalaman terkait fungsi pengawasan dan legislasi,
A’jabu Imanan: Generasi yang Menakjubkan di Mata Rasulullah ﷺ
أَيُّ الْخَلْقِ أَعْجَبُ إِلَيْكُمْ إِيمَانًا؟قَالُوا: الْمَلَائِكَةُقَالَ: وَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ وَهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْقَالُوا: فَالْأَنْبِيَاءُقَالَ: وَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ وَالْوَحْيُ يَنْزِلُ عَلَيْهِمْقَالُوا: فَنَحْنُقَالَ:
Wal-Yatalaththaf : Hikmah Qur’ani Menjaga Iman dalam Situasi Terdesak
وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَآءَلُوا۟ بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَآئِلٌۭ مِّنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا۟ لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍۢ ۚ قَالُوا۟ رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا
No More Posts Available.
No more pages to load.










