Pada bab-bab sebelumnya kita telah membahas bagaimana syahadah dibangun di atas ilmu (al-‘ilm), diteguhkan oleh keyakinan (al-yaqīn), dimurnikan dengan keikhlasan (al-ikhlāṣ), dibuktikan
Tag: tasikmalaya
Siti Badilah Zuber: Penggerak Kaderisasi dan Dakwah
Setiap gerakan besar membutuhkan tokoh-tokoh inspiratif. Sejarah mengajarkan bahwa keberlangsungan sebuah gerakan tidak hanya ditentukan oleh hadirnya pemimpin besar, melainkan oleh kemampuannya
Hadits Jibril: Induk Sunnah dan Peta Jalan Menuju Kesempurnaan Ruhiyah
Dari Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: «بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ ذَاتَ يَوْمٍ، إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيدُ
Kemandirian Ekonomi: Membangun Kedaulatan Amal Usaha
Salah satu pelajaran penting dari perjalanan panjang ’Aisyiyah, dakwah tidak cukup hanya ditopang oleh semangat dan ketulusan. Dakwah juga memerlukan kemandirian, tata
Gerigi Kelima: Cinta yang Meniadakan Kebencian
Pada bab sebelumnya telah dijelaskan bahwa syahadah harus diucapkan dengan kejujuran yang sempurna (ash-shidq), sehingga tidak ada jarak antara apa yang diyakini
Teologi Al-Ma’un: Iman yang Menggerakkan Tangan
Selama lebih dari satu abad perjalanan ’Aisyiyah, kita menyaksikan sebuah pelajaran besar: bahwa iman yang sejati tidak berhenti pada keyakinan di dalam
Urgensi Niat: Pondasi Ruhiyah dalam Setiap Amal
Dari Amirul Mukminin Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: «إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى
Gerigi Ke-Empat: Sidiq yang Meniadakan Dusta
Pada bab sebelumnya telah dijelaskan bahwa syahadah harus dibangun di atas keikhlasan yang murni karena Allah SWT. Namun keikhlasan saja belum cukup
Kekuatan Pena: Dakwah Melalui Suara ’Aisyiyah
Tidak semua perjuangan dilakukan dari atas mimbar. Tidak semua perubahan lahir dari pidato yang menggema di hadapan ribuan orang. Ada perjuangan yang
Gerigi Ketiga: Ikhlas yang Meniadakan Segala Bentuk Kesyirikan.
Pada bab sebelumnya kita telah membahas al-yaqīn, yaitu keyakinan yang meniadakan keraguan. Namun keyakinan saja belum cukup untuk menyempurnakan syahadah. Sebab seseorang
No More Posts Available.
No more pages to load.










