Di Depan Majlis Aisyiyah, Heri Ahmadi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Mewujudkan Indonesia Emas

by -999 Views
Ustadz Heri Ahmadi, berfoto bersama usai mengisi kajian di Majlis Aisyiyah, Cipedes Tasikmalaya, Minggu (10/5).

Saat mengisi ceramah di kegiatan Aisyiyah Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi tegaskan kemajuan bangsa membutuhkan perempuan yang cerdas, tangguh, dan berdaya di berbagai bidang.

Tasikmalaya, HA — Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, SPdI, menghadiri undangan dari organisasi Aisyiyah untuk mengisi ceramah di Gedung Serbaguna Aisyiyah Muhammadiyah, Sukamanah, Cipedes, Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026). 

Kegiatan ini mengangkat tema Selayang Pandang Aisyiyah terhadap Indonesia Emas.

Dalam paparannya, Heri Ahmadi menyoroti panjangnya kontribusi Aisyiyah bagi bangsa Indonesia. 

Menurutnya, organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut telah hadir bahkan sebelum Indonesia merdeka dan memiliki jejak pengabdian yang kuat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pengembangan keilmuan.

Aisyiyah dan Jejak Pengabdian untuk Bangsa

Heri menyampaikan bahwa Aisyiyah merupakan organisasi yang lahir lima tahun setelah Muhammadiyah berdiri. Sejak awal, organisasi ini telah menjadi salah satu motor penggerak pemberdayaan perempuan Muslim di Indonesia.

“Organisasi ini telah ada sejak sebelum Indonesia merdeka dan memberikan sumbangsih besar dengan melahirkan sejumlah tokoh nasional,” ujar Heri.

Ia menjelaskan, kontribusi Aisyiyah terlihat nyata melalui banyaknya lembaga pendidikan yang didirikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Di bidang kesehatan, Aisyiyah juga aktif mengembangkan layanan kesehatan seperti poliklinik, puskesmas, hingga rumah sakit.

Tidak hanya itu, organisasi ini dinilai memiliki perhatian terhadap kemandirian ekonomi melalui penguatan koperasi dan aktivitas ekonomi lainnya. Menurut Heri, model gerakan seperti ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang strategis dalam pembangunan bangsa.

“Aksi organisasi ini harus terus berlanjut. Jangan berhenti hanya pada kajian, tetapi juga diwujudkan dalam gerakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Perempuan sebagai Pilar Generasi Kuat

Dalam kesempatan tersebut, Heri Ahmadi juga menekankan bahwa perempuan memiliki posisi yang sama pentingnya dengan laki-laki dalam mendorong kemajuan bangsa.

Ia menilai, perempuan harus memiliki kecerdasan, kapasitas, dan daya saing yang kuat agar mampu melahirkan generasi berkualitas.

“Peranan perempuan tidak kalah penting dengan kaum laki-laki dalam bidang kemajuan. Wanita juga harus memiliki kecerdasan yang sama,” tegasnya.

Heri turut mengutip pesan Al-Qur’an, khususnya Surat An-Nisa ayat 9, yang mengingatkan umat Islam agar tidak meninggalkan generasi yang lemah.

Menurutnya, penguatan perempuan harus dimulai dari pembinaan ilmu, akidah, dan ketahanan ekonomi keluarga. Dengan demikian, perempuan dapat menjadi fondasi lahirnya generasi masa depan yang tangguh.

“Dari ibu yang kuat akan lahir kader-kader generasi yang kuat. Kuat akidahnya, kuat ilmunya, kuat finansialnya, dan kuat jaringannya,” ujar Heri.

Relevansi Aisyiyah Menuju Indonesia Emas

Tema Indonesia Emas dinilai relevan dengan gerakan Aisyiyah yang selama lebih dari satu abad konsisten membangun kualitas masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan keluarga.

Bagi Heri, visi Indonesia Emas tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, terutama dari lingkungan keluarga.

Karena itu, ia berharap forum-forum kajian seperti yang digelar Aisyiyah dapat terus melahirkan gagasan dan gerakan yang memperkuat perempuan sebagai agen perubahan sosial.“Gerakan perempuan yang kuat akan melahirkan generasi yang siap menghadapi masa depan bangsa,” pungkasnya. (im)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.