Setelah syahadah diikrarkan oleh lisan melalui Al-Qaul dan dibenarkan oleh hati melalui At-Tashdīq, maka lahirlah manifestasi ketiga dari iman, yaitu Al-‘Amal. Amal
Heri Ahmadi
Al-Fathul Mubin: Ketika “Mengalah” Menjadi Jalan Kemenangan
Dalam pandangan lahiriah sebagian sahabat, Perjanjian Hudaibiyah tampak seperti kemunduran yang menyakitkan. Kaum Muslimin datang dengan niat mulia untuk berumrah, tetapi harus
Ujian Komitmen atas Penolakan yang Menimpa Abu Bashir
Perjanjian Hudaibiyah tidak berhenti sebagai kesepakatan politik di atas lembaran dokumen. Setelah perjanjian itu ditandatangani, kaum Muslimin menghadapi berbagai ujian baru yang
Perempuan dan Peradaban Bangsa: Jalan Menuju Indonesia Emas
“Dan sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat
At-Tashdīq – Keyakinan Tanpa Syak (Keraguan)
Setelah lisan mengucapkan syahadah melalui Al-Qaul, maka perjalanan iman belumlah selesai. Kalimat Lā Ilāha Illallāh yang keluar dari mulut harus turun menembus
Di Depan Majlis Aisyiyah, Heri Ahmadi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Mewujudkan Indonesia Emas
Saat mengisi ceramah di kegiatan Aisyiyah Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi tegaskan kemajuan bangsa membutuhkan perempuan yang cerdas, tangguh, dan berdaya di berbagai
Menjadi Distributor Informasi Sebelum Menjadi Verifikator
Di era digital, kecepatan sering dianggap sebagai keunggulan. Siapa yang paling cepat mengetahui sebuah berita merasa memiliki posisi lebih penting. Siapa yang
Manajemen Emosi: Menenangkan Jiwa Pengikut Ditenggah Kekecewaan
Peristiwa Hudaibiyah adalah salah satu ujian emosional terbesar yang pernah dialami para sahabat Rasulullah ﷺ. Setelah menempuh perjalanan panjang dengan niat mulia
Al-Qaul – Syahadah di Ujung Lisan
Dalam perjalanan memahami Madlūl asy-Syahādah, kita telah sampai pada pembahasan mengenai unsur pertama dari manifestasi iman, yaitu Al-Qaul (ucapan). Jika hati adalah
Enggan Membina karena Merasa Belum Cukup Ilmu
Pertanyaan: Ustadz saya merasa belum cukup ilmu, bolehkah saya tidak ikut membina? Dalam perjalanan dakwah dan tarbiyah, tidak sedikit kader yang merasa
No More Posts Available.
No more pages to load.















