Ketika seseorang memasuki Islam, pintu yang pertama kali ia lalui adalah syahadatain. Dua kalimat yang sederhana di lisan, namun sangat agung maknanya.
Tag: Heri Ahmadi
Fase Nubuwwah: Jejak Manhaj, Tarbiyah, dan Ukhuwah dalam Sejarah Umat
Rasulullah ﷺ bersabda: تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا اللَّهُ إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى
Qirā’atu at-Tārīkh: Kerangka Nabawi dalam Membaca Sejarah Umat
تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا اللَّهُ إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ، فَتَكُونُ
Pentingnya Memahami Ghazwul Fikri bagi Seorang Muslim dan Aktivis Dakwah
Salah satu tantangan terbesar umat Islam pada era modern bukanlah serangan militer sebagaimana terjadi pada masa lalu, melainkan serangan terhadap cara berpikir,
Syahadatain: Fondasi Kehidupan Seorang Muslim
Setiap Muslim tentu akrab dengan kalimat syahadatain: Asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah. Kalimat ini dikumandangkan dalam azan,
Makna “Kafir”: Antara Bahasa, Istilah, dan Pemahaman yang Adil
Allah ﷻ berfirman:وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ“Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kalian mengingkari (nikmat-Ku).” (QS. Al-Baqarah: 152) Ayat yang mulia ini memberikan fondasi awal
Ajalun Musamma: Ketika Hidup Memiliki Batas yang Telah Ditentukan
Allah ﷻ berfirman: ﴿هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن طِينٍ ثُمَّ قَضَىٰ أَجَلًا ۖ وَأَجَلٌ مُسَمًّى عِندَهُ﴾ “Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian
Al Mutrofun: Tafakur tentang Jatuh Bangunnya Peradaban
Allah ﷻ berfirman: وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا“Dan apabila Kami hendak membinasakan suatu
Jangkar Kehidupan: Tafakur tentang Aqidah sebagai Pengikat Jiwa Ditengah Samudera Kehidupan
Allah ﷻ berfirman: يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ“Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh
Al-Insān Diantara Kebenaran Mutlak dan Kebenaran Eksperimental
Manusia hidup di antara dua samudra ilmu: satu berasal dari langit, satu lagi terbentang di bumi. Bentangan pertama adalah Al-Ḥaqīqah al-Muṭlaqah—kebenaran mutlak
No More Posts Available.
No more pages to load.










