Dalam perjalanan sejarah dakwah dan kebangsaan, kita menemukan satu pelajaran penting: tidak ada perubahan besar yang lahir dari kerja yang terisolasi. Perubahan
Tag: Kajian
Pendidikan sebagai Senjata: Jejak TK ABA untuk Bangsa
Tidak semua perjuangan dilakukan di medan perang. Ada perjuangan yang berlangsung dalam sunyi, jauh dari sorotan, tetapi dampaknya jauh lebih panjang daripada
Konsep Mitra Mu’awanah: Islam dan Kesetaraan Hakiki
Salah satu pelajaran terpenting yang diwariskan oleh para pendiri ’Aisyiyah adalah cara memandang hubungan laki-laki dan perempuan secara proporsional, adil, dan penuh
Siti Bariyah: Sang Arsitek Manajemen Modern
Dalam perjalanan sebuah gerakan, semangat adalah bahan bakarnya. Namun semangat saja tidak cukup. Ia membutuhkan arah, tata kelola, dan sistem yang membuatnya
Awal Kebangkitan Muslimah Berkemajuan
Sejarah seringkali berubah bukan karena suara yang paling keras, melainkan karena hadirnya kesadaran yang paling jernih. Demikian pula kisah kebangkitan perempuan Muslim
Hanya dari Ibu yang Kuat, Lahir Generasi yang Kokoh
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang
Perempuan dan Peradaban Bangsa: Jalan Menuju Indonesia Emas
“Dan sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat
Di Depan Majlis Aisyiyah, Heri Ahmadi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Mewujudkan Indonesia Emas
Saat mengisi ceramah di kegiatan Aisyiyah Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi tegaskan kemajuan bangsa membutuhkan perempuan yang cerdas, tangguh, dan berdaya di berbagai
Enggan Membina karena Merasa Belum Cukup Ilmu
Pertanyaan: Ustadz saya merasa belum cukup ilmu, bolehkah saya tidak ikut membina? Dalam perjalanan dakwah dan tarbiyah, tidak sedikit kader yang merasa
Al-Kahf ar-Rūḥiyy: Ruang Perlindungan Iman dan Kontemplasi Jiwa
إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا “(Ingatlah) ketika para pemuda itu berlindung
No More Posts Available.
No more pages to load.








