Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, SH, menghadiri ta’ziyah warga di Sukasari.
Tasikmalaya, HA – Di tengah agenda yang padat, Heri Ahmadi menyempatkan diri menghadiri ta’ziyah atas wafatnya Nanang, warga asal Cilingga, Kelurahan Linggajaya, pada Minggu, 26 April 2026. Almarhum diketahui merupakan suami dari Lela, warga Sukasari, dan meninggalkan dua orang anak.
Menurut keterangan keluarga, almarhum sebelumnya menderita stroke selama kurang lebih tiga bulan. Kondisinya sempat memburuk dan dibawa ke RSUD dr. Soekardjo, sebelum akhirnya meninggal dunia pada sore hari.
Kehadiran Heri Ahmadi di rumah duka tidak hanya sebagai bentuk empati pribadi, tetapi juga bagian dari nilai kebersamaan yang terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Sosok Almarhum dan Kedekatan dengan Masyarakat
Heri Ahmadi menyampaikan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang dekat dengan kegiatan keagamaan. Ia merupakan jamaah aktif di masjid dan rutin mengikuti pengajian, termasuk dalam kajian yang pernah diisi oleh Heri.
“Almarhum dikenal sebagai ahli masjid dan aktif dalam kegiatan pengajian. Semoga segala amal ibadahnya diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Heri.
Kedekatan tersebut membuat kehadiran Heri tidak sekadar formalitas, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum yang selama hidupnya aktif dalam kegiatan keagamaan.
Ikut Mengantar hingga Pemakaman
Tidak hanya menghadiri ta’ziyah, Heri Ahmadi juga turut mengantarkan jenazah hingga ke pemakaman di wilayah Sukasari. Kehadirannya dalam seluruh rangkaian prosesi menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan doa dan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah.
Ia menekankan bahwa momen seperti ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga hubungan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.“Kehadiran kita dalam ta’ziyah adalah bentuk kepedulian. Ini juga menjadi pengingat bahwa kehidupan ini sementara, sehingga kita perlu terus memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan,” ungkapnya. (im)





