Pembangunan Posyandu dan gedung pertemuan warga di RW 15 Lewo, Kelurahan Linggajaya, resmi dimulai melalui peletakan batu pertama yang dilaksanakan secara gotong royong.
Tasikmalaya, HA — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tampak dalam kegiatan gotong royong peletakan batu pertama pembangunan Posyandu dan gedung pertemuan warga di RW 15 Lewo, Kelurahan Linggajaya, Kota Tasikmalaya, Minggu pagi (3/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, H. Heri Ahmadi, S.Pd.I, bersama lurah setempat, Ketua RW, para Ketua RT, serta warga RW 15 yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi hari.
Pembangunan Posyandu dan gedung pertemuan tersebut diinisiasi sebagai upaya menghadirkan fasilitas yang lebih memadai bagi kebutuhan masyarakat. Posyandu diharapkan dapat menunjang layanan kesehatan ibu dan anak, sementara gedung pertemuan warga akan menjadi ruang bersama untuk berbagai aktivitas sosial, musyawarah, dan pembinaan masyarakat.
Gotong Royong sebagai Nilai Kebangsaan
Dalam kesempatan tersebut, Heri Ahmadi menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong yang ditunjukkan warga. Menurutnya, budaya gotong royong merupakan salah satu nilai positif yang telah lama menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
“Gotong royong adalah nilai luhur bangsa kita. Ini bukan hanya soal membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan,” ujar Heri Ahmadi.
Ia menilai, di tengah kesibukan masyarakat dengan aktivitas masing-masing, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarwarga.
“Melalui kegiatan seperti ini, warga yang biasanya sibuk dengan urusannya masing-masing bisa berkumpul, saling bertemu, dan memperkuat silaturahmi,” tambahnya.
Menurut Heri, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sosial kemasyarakatan menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan solid.
Fasilitas untuk Kepentingan Bersama
Pembangunan Posyandu dan gedung pertemuan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadiran dua fasilitas tersebut dinilai akan memberi manfaat jangka panjang, terutama dalam mendukung pelayanan dasar dan aktivitas warga.
Posyandu menjadi fasilitas penting untuk pemantauan tumbuh kembang balita, layanan kesehatan dasar, serta edukasi kesehatan keluarga. Sementara gedung pertemuan diharapkan menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari rapat lingkungan, pengajian, hingga kegiatan kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua RW 15 menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang terlibat, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat.
Harapan Kebersamaan Terus Terjaga
Heri Ahmadi berharap semangat gotong royong yang terlihat dalam pembangunan ini dapat terus dipelihara, tidak hanya saat memulai proyek pembangunan, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.“Harapannya, kebersamaan seperti ini terus terjaga. Ketika masyarakat kompak, banyak persoalan lingkungan yang bisa diselesaikan bersama,” ungkapnya. (im)







Rw 15 pak bukan rw 16🤭🙏
Haturnuhun. Sudah kami ralat.