Allah SWT berfirman: ﴿وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا
Majelis Taklim Adalah Jantung Peradaban Islam
Allah Swt. berfirman: ﴿وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا
Like, Share, dan Dopamin: Ketika Perhatian Menjadi Godaan Baru
Dibalik kemudahan media sosial tersimpan sebuah kenyataan yang sering luput dari perhatian. Hal yang diperebutkan oleh berbagai platform digital bukan semata-mata data
Syahwat Eksistensi: Ketika Pengakuan Manusia Mengalahkan Keikhlasan
Dalam khazanah tazkiyatun nafs, para ulama memandang lisan bukan sekadar alat komunikasi, tetapi jendela yang memperlihatkan keadaan hati. Apa yang terus-menerus diucapkan
Merubah Kembali Budaya Scrolling Menjadi Budaya Tafaqquh
Perkembangan teknologi digital merupakan nikmat Allah SWT yang patut disyukuri. Berbagai kemudahan dalam memperoleh informasi telah membuka pintu ilmu yang dahulu sulit
Peradaban Islam Dibangun dengan Pena
Peradaban Islam tidak lahir hanya dari keberanian para mujahid di medan perjuangan, tetapi juga dari kesungguhan para ulama yang menghidupkan malam-malam mereka
Ilmu Harus Kembali kepada Umat
Allah SWT tidak menjadikan tafaqquh fid din sebagai perjalanan intelektual yang berhenti pada diri sendiri. Setelah seorang mukmin diperintahkan memperdalam agama, Allah
Budaya Opini Instan di Era Digital
Kemajuan teknologi telah menghadirkan kemudahan yang belum pernah dinikmati oleh generasi sebelumnya. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengetahui sebuah peristiwa sekaligus menyampaikan
Menjaga Keikhlasan dari Penyakit Kesombongan Intelektual
Ilmu adalah cahaya yang Allah titipkan ke dalam hati hamba-Nya. Namun, cahaya itu dapat redup apabila hati dipenuhi oleh penyakit yang halus,
Membangun Budaya Ilmu Sebagaimana Rasulullah ﷺ Membangunnya
Peradaban Islam yang agung tidak lahir dari banyaknya bangunan megah ataupun luasnya wilayah kekuasaan. Ia tumbuh dari sebuah majelis ilmu yang sederhana
No More Posts Available.
No more pages to load.










