Dalam pandangan manusia, penolakan kaum Quraisy terhadap dakwah Rasulullah ﷺ tampak sebagai kegagalan. Tetapi dalam sunnatullah, sering kali sebuah penolakan justru menjadi
Kegagalan Makar Quraisy: Ketika Hujjah Tidak Lagi Mampu Dibantah
Peristiwa ikhtibār an-nubuwwah mencapai puncaknya ketika seluruh pertanyaan yang diajukan kaum musyrik Quraisy berhasil dijawab oleh Rasulullah ﷺ melalui wahyu Allah. Kisah
Dari Memahami Makna al Ilah Menuju Al Wala wal Bara
Setelah melalui pembahasan panjang mengenai makna Al-Ilāh, kita memahami bahwa tauhid bukan hanya pengakuan akal terhadap keberadaan Allah SWT, tetapi sebuah perjalanan
Mu’jizat Rasional untuk Segala Zaman
Peristiwa ikhtibār an-nubuwwah melalui tiga pertanyaan yang diajukan kaum musyrik Quraisy tidak hanya menjadi pembuktian kenabian Rasulullah ﷺ pada zamannya. Lebih jauh,
Shaahib al-Haakimiyah: Allah sebagai Pemilik Hukum Tertinggi
Setelah memahami Allah sebagai Al-Matbu’ (Dzat yang diikuti), Al-Mahbuub (Dzat yang dicintai), serta Shaahib Al-Walaayah dan Shaahib Ath-Thaa’ah (Pemilik loyalitas dan ketaatan),
Wahyu sebagai “Cambuk” bagi Kebatilan
Peristiwa ikhtibār an-nubuwwah tidak berhenti pada keberhasilan Rasulullah ﷺ menjawab tiga pertanyaan yang diajukan kaum musyrik Quraisy. Lebih dari itu, rangkaian wahyu
Al-Walayah dan Ath-Tha’ah: Menjadikan Allah sebagai Satu-satunya Pemilik Loyalitas dan Ketaatan
Setelah memahami Allah sebagai Al-Matbū‘ (Dzat yang diikuti) dan Al-Maḥbūb (Dzat yang paling dicintai), pembahasan berikutnya mengantarkan kita kepada konsekuensi praktis dari
Al-Matbū’ dan Al-Maḥbūb: Kesempurnaan Makna Ilah
Setelah menelusuri makna Ilah melalui perjalanan ruhani—dimulai dari ketenteraman (Sakana Ilaihi), perlindungan (Istijārah Bihi), kerinduan (Isytiyāq Ilaihi), cinta (Wulli’a Bihi), kesempurnaan cinta,
Kisah Zulqarnain: Kepemimpinan yang Menjadi Bukti Kenabian
Setelah Allah menjawab pertanyaan tentang Ashabul Kahfi, wahyu kemudian mengungkap kisah seorang pemimpin besar yang pernah menjelajahi wilayah timur dan barat. Kisah
Sampai Kapan Batas Waktu Tahajjud dan Witir? Bolehkah Dilakukan Menjelang Azan Subuh?
Pertanyaan: Ustadz, kapan batas waktu terakhir shalat Tahajjud dan shalat Witir? Apakah masih boleh dilakukan jika waktunya sudah sangat dekat dengan azan
No More Posts Available.
No more pages to load.










